Assalamu’alaikum.wr.wb
Ayah Bunda,
Dengan ini kami informasikan hasil observasi Gel.1 SMP Lab School FIP UMJ pada tgl.16 Des 2017, bagi ananda yang sudah mengikuti observasi kemarin telah kami terima sebagai Siswa/i SMP Lab School FIP UMJ.
Untuk pembayaran biaya masuk Gel.1 paling telat tgl. 21 Februari 2018.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih 🙏🏻
Wassalamualaikum.wr.wb
Admin Continue reading “Informasi Hasil Observasi SMP”

Guru yang profesional adalah guru yang selalu meningkatkan kompetensinya baik kompetensi pedagogik, akademik dan sosialnya. Untuk meningkatkan profesionilisme guru, Lab School Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta mengadakan Pelatihan Pengembangan Model dan Media Pembelajaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada kamis, 21 Desember 2018 dan diikuti oleh seluruh guru dan staff KB TK SD Lab School FIP UMJ di ruang sentra KB TK.
Pada pelatihan kali ini, Lab School FIP UMJ menghadirkan dua nara sumber yang sangat mempuni di bidangnya. Nara sumber pertama adalah Ibu Hj. Dra. Maryantati, M.Pd dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan. Dengan gayanya yang khas dan diselingi canda, Ibu Tati yang juga sebagai Tim Kurikulum 2013 Nasional memberikan materi pengembangan model pembelajaran. Guru-guru yang mengikuti pelatihan terlihat antusias dan mengikuti pelatihan dengan baik. Sedangkan nara sumber ke dua yaitu Ibu Dr. Hj. Herwina Bahar, MA. Ibu Herwina yang juga asesor SD DKI Jakarta membawakan materi tentang media pembelajaran. Dalam paparannya ibu Herwina menjelaskan bahwa kemampuan guru menggunakan media pembelajaran sangat tergantung kepada skill guru itu sendiri. Di sinilah guru dituntut untuk meningkatkan skillnya dalam menguasai berbagai media pembelajaran.
Kegiatan pelatihan berjalan lancar. Dari kegiatan ini, diharapkan guru dapat menambah pengetahuan dan kemampuannya terutama kaitannya dengan pengembangan model dan media pembelajaran. (drs)

Pembelajaran matematika bisa dilakukan melalui berbagai cara , diantaranya dengan keiatan market day yang dilaksnakan pada hari senin 15 Januari 2018. Mereka belajar melakukan jual beli dengan makanan tradisional yang mereka buat. Kelas 1.3 menjual jenis makanan tradisional cimol dan kroket dan dilengkapi dengan es lemon sedangkan kelas 3.1 menjual sajian makanan tradisional yang sudah jarang kita temui yaitu sempol , Singkong kuah santan , dan Es buah . adapun kelas 6 menjual makanan yang mereka buat seperti bakso, cilok, Pentol , dan minumamnya es cendol.
Kegiatan market day dimulai pukul 09.30 wib hasil dari pantauan kami tidak sedkit orang tua yang terlibat langsung untuk membantu penyajian dan penataan makanan . sebut saja Ibunda Dilla dari kelas 3.1 sejak pagi beliau sibuk membantu kak Zul selaku wali kelas 3.1 dalam menyiapkan tempat market day sehingga tampilan market day kelas 3.1 sangat unik dan berbeda dibanding kelas lainnya, sepertinya disediakannya photoboth yang diperuntukan bagi pembeli yang ingin berfoto disana. Hal menarik lainnya terliat di sajian makanan kroket kelas 1.3 yang dihiasi dengan miniatur bendera. Lain halnya dengan kelas 6 dimana siswa sendiri menyiapkan seluruh market day tanpa ada bantuan dari orang tua.
Pada 10.30 wib seluruh makanan yang disajikan sudah habis terjual karena seluruh siswa pada hari itu dianjurkan untuk membawa uang jajan berkisar 10,000 sampai 20.000 . Alhamdulillah kegiatan market day ini terlihat lebih ramai dan kreatif. Mudah – mudahan market day kelas lainnya lebih ber inovasi dan berkreasi lagi dalam menyajikan dan menata menu makanan yang dijualnya. (Drs)